Suka Duka Belajar Online Saat Pandemi Corona

Hal ini wajar saat anak lelah, lapar, takut, atau sedang belajar mandiri. Lagipula, mereka pun jenuh karena harus terus-menerus berada di dalam rumah. Olah raga membantu meredakan stres dan menyalurkan energi anak.

Mengatasi rasa bosan terhadap anak-anak ketika sekolah online

Atur jadwal sebaik mungkin jangan sampai di kejar-kejar deadline, karena akan merusak mood dan kamu pasti malas untuk belajar. Baru-baru ini penulis mendapatkan cerita dari seorang rekan yang anaknya mengikuti proses pembelajaran jarak jauh, berhubung kondisi sekolah yang belum memungkinkan untuk dilakukan proses pembelajaran secara regular. Salah satu alasan yang membuat anak malas belajar adalah orang tua terlalu memaksa bahkan memarahi anak agar mau belajar. Cobalah untuk tidak melakukan dua hal tadi, sehingga anak tidak merasa tambah tertekan dan justru malas belajar. Tunjukkan bahwa orang tua juga tertarik dan bersemangat mendamping anak belajar dan mengerjakan tugas-tugas sekolah. Dengan begitu, anak merasa diperhatikan dan kembali bersemangat.

Cantumkan waktu-waktu untuk kegiatan terarah dan kegiatan santai. Tak heran anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar sudah sangat pandai menggunakan gawai ataupun perangkat teknologi lainnya. Namun sebagai orang tua juga harus memperhatikan akses yang dilakukan anak terhadap web Tembak Ikan Terpercaya, karena tak bisa dipungkiri perkembangan teknologi saat ini selain berdampak positif juga berdampak negatif terhadap perkembangan anak.

Jika anak terlihat bosan di jam belajar, sebaiknya tanyakan apa kesulitan mereka dan berikan solusi terbaik. Imbau si kecil untuk menuntaskan belajarnya hingga jadwal berakhir agar mereka dapat terbiasa. Selain itu, Anda juga bisa memberikan camilan sehat atau makanan favoritnya agar anak lebih bersemangat kala rasa bosan menghampiri. Tips berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.

Bantuan seperti itu sangat membantu kehidupan mereka di masa seperti sekarang ini. Refreshing yang dimaksud disini bukanlah jalan-jalan ke tempat wisata, lho, ya. Melainkan refreshing yang dilakukan tanpa harus keluar rumah, misalnya dengan meditasi atau mencoba beberapa hobi baru. Salah satu manfaat dari meditasi ini adalah dapat mengembalikan kondisi tubuh dan pikiran agar menjadi lebih contemporary. Lauren meyakini bahwa interaksi sosial dengan teman sangat diperlukan untuk membuat diri sehat secara mental. Ketika mengobrol dengan teman, remaja kelahiran 2004 ini kerap bercanda dan hal ini membuatnya merasa ceria.

Selain itu, otak kita juga terus bekerja untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dan menyelesaikan tugas-tugas sesuai deadline. Untuk itu, waktu istirahat yang cukup sangat diperlukan agar tubuh kita segar kembali. Misalnya, kita dapat berhenti beberapa menit untuk menatap layar dengan selingan aktivitas lain. Begadang hingga larut malam biasanya menimbulkan overthinking terhadap hal-hal yang tidak semestinya terlihat berat untuk dihadapi sehingga otak kita kembali bekerja keras. Gak melulu belajar, kamu bisa meluangkan waktu pada anak untuk melakukan refreshing untuk mengatasi rasa bosan dan penat selama belajar on-line. Karena setiap hari anak selalu berada di rumah, usahakan untuk membangun komunikasi yang baik dan terbuka dengannya.

Yang biasanya para peserta didik harus berangkat ke sekolah untuk mendapatkan ilmu, hari ini harus melakukan pembelajaran dari rumah. Selain itu, lanjut AHY, orang tua juga harus mendidik anak untuk lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Jika tidak dalam kondisi darurat, sebaiknya anak-anak tetap di rumah saja. Tentu kita sebagai mahasiswa harus pandai mengatur watu, ada waktunya kerja, ngampus, hangout, begitupun dengan pembelajaran online.

Misalnya, alih-alih melakukannya sambil banyak mengeluh, orangtua dapat menunjukkan ketenangan ketika bekerja dari rumah. Dengan begitu, anak tetap punya waktu untuk melakukan hal yang disukainya sesuai waktu yang telah disepakati di sela waktu belajarnya. “Misal sudah dilakukan dalam beberapa waktu, selingi istirahat dan kegiatan lain sehingga refreshment buat anak untuk kembali melanjutkan aktivitasnya,” kata dia.

Namun karena berbagai faktor, anak menjadi malas belajar hingga membuat orangtua pusing tujuh keliling. Terlebih di tengah pandemi virus Corona seperti saat ini, di mana sebagian besar anak masih menjalani sekolah on-line dan tidak mendapat pelajaran secara langsung dari gurunya. Di Indonesia, implementasi kebijakan pembatasan kegiatan pembelajaran di sekolah ini tentunya berdampak signifikan pada kesehatan mental para siswa meskipun dengan derajat yang bervariasi. PANDEMI Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan sosial telah menimbulkan rasa takut dan kecemasan di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Semakin hari semakin cepat menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia. Dalam menghadapi siswa bermasalah peran pendidik sebagai pendamping sangatlah penting sebagai sarana untuk mencari solusi setiap permasalahan siswa. Melalui pendekatan private harapannya siswa terbuka dengan permasalahannya, sehingga pendamping memahami dan mendapatkan gambaran bagaimana harus menghadapi siswa tersebut.

Posted in LIP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *